BALIKPAPAN - PT PLN (Persero) sebagai BUMN berkomitmen untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda. Para pelaku usaha berjuang untuk tetap menghidupkan roda bisnis masing-masing. Agar tetap eksis di masa pandemi ini. 

Di 2021 ini, PLN Peduli bersama Pusat Layanan Usaha Terpadu Kalimantan Timur (PLUT Kaltim) kembali hadir untuk mendampingi dan membantu UMKM Abon Ikan Asin Amiroh di Balikpapan dan Rajut RST di Samarinda.

“Rasanya berat, apalagi pada masa PPKM, hampir menyerah awalnya. Tapi kita tetap harus terus berupaya agar usaha yang dimulai dari kecil ini masih ada dan menjadi kebanggaan Balikpapan,” ucap Amiroh, owner Abon Ikan Asin Amiroh.

Melalui program PLN Peduli, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) bersama PLUT Kaltim melakukan pembinaan, pendampingan secara intensif. Hingga memberikan alat produksi untuk menunjang kelompok UMKM lebih unggul dan sukses di kemudian hari.

“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan dan bimbingan yang diberikan oleh PLN dan PLUT Kaltim untuk kami. Sehingga produk rajut kami memiliki variasi lain dan lebih dikenal oleh masyarakat luas, khususnya warga Samarinda,” ucap Yuniarti, Ketua Kelompok Rajut RST Handmade Kaltim.

Hal yang sama disampaikan oleh Amiroh, terima kasih untuk PLN dan PLUT Kaltim yang telah berupaya untuk membantu UMKM Abon Ikan Asin Amiroh lebih berkembang, karena dirinya dan kelompok mendapatkan pendampingan agar produk Abon Ikan Asin Amiroh menjadi abon pilihan dan mampu bersaing di tingkat internasional.

PLUT Kaltim sebagai fasilitator telah melakukan pendampingan intensif kepada masing-masing UMKM selama kurang lebih enam bulan yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. Dalam kurun waktu enam bulan tersebut fasilitator PLUT Kaltim banyak memberikan masukan terkait produk, pemasaran, kemasan hingga pengelolaan manajemen keuangan agar produksi terus berjalan.

“Alhamdulillah lewat program PLN Peduli, UIP Kalbagtim dapat berpartisipasi untuk mendorong pengembangan UMKM di Kaltim, Kaltara dan Kalsel. Setiap tahunnya akan berganti sasaran UMKM yang mendapatkan bantuan dari UIP Kalbagtim. Agar tercipta keadilan yang merata, karena kami ingin bantuan yang diberikan dapat dirasakan oleh UMKM lainnya,” ucap General Manager PLN UIP Kalbagtim Muhammad Ramadhansyah.

Tidak hanya bantuan-bantuan melalui program PLN Peduli, PLN juga kerap kali memberikan potongan harga untuk tambah daya kepada UMKM yang merupakan pelanggan bisnis. Hal ini merupakan salah satu tugas dan kewajiban PLN untuk turut serta dalam peningkatan ekonomi melalui pengembangan UMKM di Indonesia. (adv/rdh)