BALIKPAPAN- Badan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (BPC-KKMSB) Balikpapan periode 2015-2020 dibawah komando H Rahmad Masud selaku ketua dan H Junaedy Latief selaku sekretaris telah berakhir. Untuk memilih ketua dan sekretaris selanjutnya maka akan digelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke IV.

Segala persiapan telah dilakukan pengurus dengan membentuk Steering Committee (SC) dan Organizing Committee yang meliputi beberapa pengurus dan anggota KKMSB yang telah dibentuk sejak awal November lalu.

General Manager e-Walk dan Pentacity, Yudhi Saharuddin yang merupakan pria kelahiran Sulbar disepekati dan didaulat menjadi ketua panitia Muscab ke-IV didampingi Syarif Syamsul sebagai sekretaris.

Rapat demi rapat persiapan guna pemantapan muscab telah dilakukan. Pertama dilakukan di Hotel Astara, pada hari Ahad, 14 November lalu dengan agenda koordinasi persiapan Muscab, dan pembagian SK Panitia Pelaksana dan pembahasan hal lain yang dianggap perlu seperti tugas masing-masing seksi, Menyusun susunan acara, penggalangan dana hingga siapa-siapa yang akan hadir serta memilih dalam muscab.

Dalam rapat pertama, pengurus dan panitia sepakat bahwa pelaksanaan Muscab digelar pada, Minggu 28 November 2021. Adapun lokasi acara di Hotel Astara. Dan jam pelaksanaannya dimulai jam 9 pagi. Bahkan dalam rapat tersebut, mayoritas para panitia dan pengurus berkeinginan untuk H Rahmad Mas’ud tetap menjadi ketua.

“Masa bakti kepengurusan KKMSB yang diketuai Walikota Balikpapan, Bapak H Rahmad Mas’ud tidak terasa telah berakhir. Maka sudah saatnya digelar Muscab untuk memilih ketua periode 5 tahun mendatang,” ujar Yudhi pada kesempatan itu.

Menurut Yudhi, tema yang diusung pada Muscab ke IV yakni Meningkatkan Peran Aktif KKMSB dalam Membangun, Membela dan Menjaga Kota Balikpapan dengan Semangat Gotong Royong. “Muscab selain dihadiri tokoh-tokoh Mandar di Balikpapan, juga akan mengundang Ketua KKMSB Pusat dan Gubernur Sulbar,” ujarnya

Dikatakan Yudhi, bahwa pada saat rapat pertama para pengurus yang didalamnya juga panitia sepakat H Rahmad Mas’ud yang juga menjabat Walikota Balikpapan untuk tetap memimpin paguyuban ini. “Keinginan ini akan kami teruskan ke Bapak H Rahmad Mas’ud,” katanya.

Dalam rapat pertama juga menjadi catatan penting bahwa dana pelaksanaan Muscab didapat dari dana sumbangan sukarela para anggota Muscab. “Yah kami sepakat dana acara kita lakukan gotong-royong. Alhamdulillah seluruh anggota dan pengurus KKMSB setuju,” ucapnya.

Dan dalam rapat pertama kue tradisional Tetu khas Mandar jadi menu nikmat disantap bersama kue-kue lainnya.

Selanjutnya rapat persiapan terus digelar, yang teranyar, Senin (22/11) malam rapat panitia dilaksanakan di Pondok Garuda milik salah satu Tokoh Mandar di Balikpapan yakni H Kalman Bora. Begitu selanjutnya digelar ditempat yang sama, karena tempat tersebut ditetapkan menjadi kantor sekretariat panitia Muscab ke IV.

Lagi-lagi kue khas Mandar menjadi menu hidangan panitia yang dibawa oleh beberapa panitia, terutama ibu-ibu. Ada kue Tallo Panyu dan Ule-ule.

Dalam penyampaiannya saat rapat, Yudhi Saharuddin mengatakan bahwa pada Senin (22/11) pagi telah melakukan sowan ke kantor Walikota Balikpapan untuk bertemu H Rahmad Mas’ud bersama Sekretaris, Syarif Syamsul dan didampingi Musir Ali Nur. “Bapak H Rahmad Mas’ud bangga melihat persiapan yang dilakukan panitia,” ujarnya.

Yang terpenting kata Yudhi, karena masih suasana pandemi, acara tetap akan mengikuti prokes yang telah ditetapkan pemerintah. “Persiapan akan terus dilakukan hingga hari H. Untuk itu kami meminta kepada warga Mandar untuk mendukung terlaksananya Muscab secara lancar,” pungkasnya. (dwn/pro2l)