BALIKPAPAN- Rahmad Mas’ud yang menjabat Walikota Balikpapan terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV Badan Pengurus Cabang (BPC) Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Kota Balikpapan yang berlangsung di Hotel Astara Minggu (28/11/2021).

Muscab yang mengedepankan prinsip Mikke’de Di Attonganan (berdiri diatas kebenaran) ini mengangkat tema Meningkatkan Peran Aktif KKMSB dalam Membangun, Membela dan Menjaga Kota Balikpapan dengan Semangat Gotong Royong. 

Dan Muscab sangat spesial karena dihadiri tokoh berdirinya Provinsi Sulbar, H Kalman Bora. Turut mendampingi Ketua KKMSB Kaltim, Prof H Masjaya beserta Sekretaris Masruri Yahya. Tampak hadir beberapa tokoh Mandar di Balikpapan, H Aminuddin Arief, H Asludin Arif dan H Syahrir Taher. Ada juga anggota DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, Ketua Kadin Balikpapan, Yaser Arafat, Sekretaris DKK, Alwiaty dan beberapa tokoh Mandar lainnya. 

Sebelum Muscab dibuka, Tokoh Mandar Sulbar, IR Syahrir Hamdani menyampaikan cerita berdirinya Provinsi Sulbar, yang mana Balikpapan atau Kaltim sebagai daerah yang mendukung terbentuknya Provinsi Sulbar. 

H Rahmad Mas’ud dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh masyarakat Balikpapan khususnya warga KKMSB diharapkan mendukung program pemkot Balikpapan. “Dengan persatuan kami akan meningkatkan peran aktif KKMSB dalam membangun, membela dan menjaga Kota Balikpapan dengan semangat gotong royong,” terangnya.

Rahmad menuturkan, banyak hal yang akan dicanangkan. Salah satunya bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan mengenai konsep tiga segi emas perdagangan antara beberapa provinsi yang ada di tanah air di antaranya Mamuju dan Palu (Makbalu). “Perdagangan seperti ini yang akan saya galakkan. Ini dapat kami wujudkan dengan kebersamaan dan persatuan kami semua,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muscab IV BPC-KKMSB Kota Balikpapan Yudhi Saharuddin yang juga GM e-Walk dan Pentacity berharap dengan terpilihnya Ketua KKMSB Balikpapan, lahir beberapa program yang lebih konkrit dan jelas, sehingga KKMSB menjadi lebih solid. “Mudah-mudahan program bisa terlaksana, terprogram dengan rapi dan jelas. Kami tahu program kemarin sempat tertunda karena Covid 19,” serunya.

Yudhi mengatakan bahwa Ketua KKMSB Kota Balikpapan sekaligus Wali Kota Balikpapan, akan lebih baik lagi dalam bekerja sama dengan Pemkot Balikpapan, sehingga semua program yang diagendakan dapat terlaksana dengan baik.

Salah satu program yang akan dicanangkan yakni membuat malam kerukunan. Bukan hanya keluarga Mandar tapi seluruh keluarga maupun paguyuban yang ada di Kota Balikpapan akan dilibatkan untuk berkolaborasi. Pasalnya, Balikpapan merupakan Indonesia mini yang memiliki banyak suku dan membentuk paguyuban.

Tak hanya itu, KKMSB dalam sektor pembangunan mempunyai program di antaranya mendatangkan Sumber Daya Alam (SDA) Sulbar yang belum ada di Kota Balikpapan. Apalagi Wali Kota Balikpapan beberapa waktu lalu sudah bertemu dengan Gubernur Sulbar. “Mudah-mudahan ada kabar yang bagus. Apa yang tidak ada di Balikpapan akan dikirim dari Sulbar seperti kelapa,” ucapnya. 

Muscab ke IV yang sukses digelar  ini patut diacungkan jempol, karena semua biaya kegiatan atas azas gotong royong, atau sumbangsih tokoh Mandar di Balikpapan. (dwn/pro/s)